Apa Itu Color Grading

Apa itu color grading yang terdapat dalam video atau film. Pada saat menonton film atau sebuah video, pastinya akan merasa apabila tone warna yang digunakan berbeda. Hal yang tampak antara satu film dengan film lainnya atau video satu dengan video lainnya.

Seperti halnya saat Anda menonton sebuah video traveling ke suatu tempat tertentu. Kemudian suatu hari Anda juga mendatangi langsung tempat tersebut. Ternyata saat Anda melihatnya secara langsung, Anda akan melihat pemandangan dengan warna aslinya. Hal itu yang tampak sangat berbeda saat sedang melihatnya di video atau film. Jasa video juga menggunakan cara ini.

Apa Itu Color Grading
Ilustrasi apa itu color grading. Foto: Ist/Net

Ketahui Apa Itu Color Grading

Dalam proses mengedit film, color grading menjadikan bagian penting dari prosesnya. Bahkan, tidak hanya film, bahkan saat ini semua orang menggunakan color grading. Untuk  dapat memberikan sentuhan warnanya yang sesuai dengan mood dari videonya. Proses yang satu ini sebaiknya tidak Anda anggap remeh. Proses pewarnaan ini sebagai salah satu elemen penting untuk membuat sebuah karya.

Color grading sebagai proses dalam koreksi warna pada video atau gambar. Tujuannya untuk dapat meningkatkan kualitas dan estetikanya. Pada proses color grading, Anda memang tidak dapat melakukan perubahan warna secara sembarangan. Hal itu karena warna tersebut perlu disesuaikan dengan berbagai macam faktornya. Seperti halnya dengan alur, isi cerita, serta tema.

Pada pembuatan sebuah film, umumnya proses tersebut dilakukan oleh editor. Tentunya juga ditemani oleh sang juru kameranya. Untuk dapat memastikan formula warna yang sepertinya cocok dengan pembuatan filmnya. Apabila dalam sebuah proses syuting tidak mendapatkan warnanya yang sesuai. Anda dapat memanfaatkan proses ini untuk mendapatkan warna yang sesuai dalam sebuah adegan film atau videonya.

Mengenai apa itu color grading, prosesnya dilakukan setelah mengoreksi hasil rekaman video. Sehingga apabila terdapat adanya urutan video yang salah, tidak akan mengedit kembali. Proses color grading biasa dilakukan di adobe after effect dan adobe premiere. Proses color grading seringkali dianggap sebagai proses high end. Hal itu karena dalam proses ini membutuhkan komponen. Seperti halnya hardware dengan spek yang mumpuni.

Perbedaan Color Grading dengan Color Correction

Banyak yang menganggap apabila color grading tersebut sama dengan color correction. Sebenarnya kedua teknik tersebut memiliki perbedaan. Apabila color grading lebih mengarah pada pengubahan warna secara detail terhadap komponennya. Sedangkan color correction lebih mengarah pada penyeimbangan warna dasarnya. Seperti halnya highlight dan shadownya.

Selain itu, color correction juga akan melakukan perbaikan atau penyeimbangan komposisi warnanya. Seperti halnya pada temperatur dan saturasi. Sebelum melakukan proses color correction ataupun color grading, colorist terlebih dahulu mengetahui apa itu yang harus diedit.

Materi dasarnya yang perlu dimiliki secara jelas. Bahkan termasuk pada konsep serta tema untuk petunjuk atau penyesuaiannya. Apabila editing sudah selesai seperti saat pemotongan gambar, maka peran dari colorist cukup penting seperti melakukan color grading.

Hal yang Diperhatikan dalam Teknik Color Grading

Untuk dapat mengkoreksi warna pada video atau film membutuhkan suatu teknik. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam teknik color grading.

Adjustment Layer

Hal pertama yang perlu diperhatikan apa itu color grading yaitu adjustment layer. Hal ini fungsinya untuk menambahkan layer serta menampung efek yang dapat diaplikasikan pada beberapa bagian videonya. Bahkan dapat mempermudah Anda untuk memberikan efek pada banyak videonya. Tentunya tanpa harus melakukan hal yang sama berulang-ulang.

Jenis Efek Color Grading

Pada aplikasi editing Premiere Pro, terdapat 3 efek color grading yang cukup sering penggunaannya. Efek color grading yaitu lumetri color, color balance (HLS), dan three-way color corrector. Ketiga efeknya memiliki fungsi serupa untuk pewarnaan gambarnya, namun pada tekniknya yang sedikit berbeda.

Gunakan Luts

Apa itu luts atau preset yang merupakan sebuah template pengaturan dalam color grading? Dengan menggunakan preset yang sudah tersedia, dari awal Anda tidak perlu melakukan color grading. Anda hanya perlu menyesuaikan warnanya dari template yang sudah diaplikasikan.

Pencahayaan yang Cukup

Hal yang perlu diperhatikan dalam teknik color grading yaitu pencahayaan. Anda perlu memastikan footage videonya yang akan diwarnai dengan pencahayaan cukup. Apabila videonya memiliki cahaya yang kurang baik, maka pewarnaannya akan menghasilkan efek yang tidak baik dan tampak aneh. Sebaliknya, saat pencahayaan cukup, Anda dapat mewarnai gambarnya dengan sesuka hati.

Selera

Hal lainnya yang perlu diperhatikan dalam teknik color grading yaitu selera. Tidak ada aturan pasti mengenai color grading yang tampak bagus dan menarik. Semua hal tersebut tergantung dari selera masing-masing. Setiap orang tentunya memiliki selera yang berbeda dan tidak dapat diungkapkan alasannya. Sehingga Anda perlu banyak berlatih, memperbanyak referensi, dan berkreasi secara bebas.

Mengenai apa itu color grading yang menjadikan bagian penting dari proses edit video atau film. Hal itu merupakan proses dalam koreksi warna yang tidak dilakukan secara sembarangan. Jepret Production  kini menjadi Production House terbaik di Indonesia. Pastinya melayani jasa video dengan kualitas terbaik.

Related Posts

Leave a comment

×

Hello!

Click one of our contacts below to chat on WhatsApp

× Hubungi Kami!